<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Gusti Orrin Prayudi Wardhana</title>
	<atom:link href="http://orrin24.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://orrin24.wordpress.com</link>
	<description>Wahana Ide Pelanjut Kehidupan Islam</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Jan 2012 16:21:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='orrin24.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/4a8881a8cfa8b06e2c466f515c9ba2ea?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Gusti Orrin Prayudi Wardhana</title>
		<link>http://orrin24.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://orrin24.wordpress.com/osd.xml" title="Gusti Orrin Prayudi Wardhana" />
	<atom:link rel='hub' href='http://orrin24.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>BUKAN SEMANGAT MOMEN-MOMENAN</title>
		<link>http://orrin24.wordpress.com/2011/10/04/bukan-semangat-momen-momenan/</link>
		<comments>http://orrin24.wordpress.com/2011/10/04/bukan-semangat-momen-momenan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2011 07:51:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>h4fiz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://orrin24.wordpress.com/?p=419</guid>
		<description><![CDATA[oleh Wahyuddin Noor pada 01 Oktober 2011 jam 6:46 Seringkali kita menyimak realitas ini, semangat berapi-api, semangat membara para manusia-manusia yang berusaha menunjukkan eksistensinya.  Semangat yang muncul hanya pada momen-momen tertentu atau semangat yang hanya terlihat pada momen itu sedangkan ketika momennya lewat semangat luar biasa itupun lewat. Mari kita simak peristiwa tujubbelasan, lihatlah sekolah-sekolah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orrin24.wordpress.com&amp;blog=5641758&amp;post=419&amp;subd=orrin24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>oleh <a href="http://www.facebook.com/wahyuddin.noor">Wahyuddin Noor</a> pada 01 Oktober 2011 jam 6:46</div>
<div>
<div>
<p>Seringkali kita menyimak realitas ini, semangat berapi-api, semangat membara para manusia-manusia yang berusaha menunjukkan eksistensinya.  Semangat yang muncul hanya pada momen-momen tertentu atau semangat yang hanya terlihat pada momen itu sedangkan ketika momennya lewat semangat luar biasa itupun lewat. Mari kita simak peristiwa tujubbelasan, lihatlah sekolah-sekolah menyanyikan lagu perjuangan pada apel paginya, kadang mereka diliburkan sehari untuk hadir diapel gabungan, pidato tentang kemerdekaan, gigihnya perlawanan pejuang dikumandangkan, di tiang rumah depan rumah merah putih berkibar . Bahkan gardu, kantor, sekolah dihias dengan berdera plastic merah putih, dsb.  Bahkan lomba-lomba seperti panjat pinang, makan kerupuk, lari karung, termasuk pawai tujuhbelasan, semuanya berusaha untuk memaknai hari kemerdekaan dengan maksud, menelaladani perjuangan pahlawan dengan mematri arti perjuangan.<span id="more-419"></span></p>
<p>Sekarang cobalah lihat semangat perjuangan pada saat romadhan, mesjid-mushola sering dikunjungi jama’ah, makam-makam dibersihkan dan dikunjungi dengan lantunan do’a, ayat suci alqur’an merdu berkumandang dirumah-rumah dan corong mesjid-mushala, amalan-amalan mulai kembali dipelajari, diamalkan dan disyi’arkan, siang hari sebagian warung-warung tutup, sebagian sekolah melaksankan pesantren kilat, siaran TV-radio bernuansa islami, buka puasa menjadi agenda tahunan para alumni, sekolah, kantor, dsb. Silaturrami dan halal bi halalpun digiatkan selama syawal. Tapi ketika momen itu berlalu, maka semangat berjuang dengan ibadah-ibadah baik itupun ikut berlalu.</p>
<p>Dari dua contoh diatas, intinya saya ingin menggambarkan bahwa ada semangat keterputusan, atau semangat kerenggangan yang terjadi ketika momen pemacu semangat itu lewat.  Padahal kita menghendaki semangat it uterus mengalir, lajunya semakin cepat, dayanya semakin kuat dan kitapun merasa nyaman dengan kondisi itu, tapi lagilagi seringkali terjadi sebaliknya.</p>
<p>Kawan, banyak contoh yang bisa disajikan dalam realitas ini, realitas tentang semangat momen-momenan dalam berjuang. Tentu kita tidak menghendaki sikap ini melekat pada diri kita, memang sebagai manusia kita memiliki semangat yang turun-naik, semangat itu dipengaruhi oleh keyakinan yang pasti yang juga sering turun-naik kadarnya, dalam Islam keyakinan ini di sebut Iman.</p>
<p>Sebuah perjuangan akan terus berputar seperti putaran roda, tentu perjuangan itu haruslah bergerak dalam sebuah tim, dimana masing-masing bagian memiliki peran dan posisi, ada yang mengkoordinir, mengatur, menegosiasi,menyuplai,menyemangati,melaksanakan,menyolusi dsb.  Peran-peran seringkali diingini berjalan optimal tapi realitas sering berbicara sebaliknya. Tak jarang banyak pihak ditim itu terbiasa dengan budaya “mengandalkan”, tidak membiasakan diri dalam budaya “memandiri”. Budaya mengandalkan ini sering dikarenakan oleh dominannya peran pihak tertentu dalam step-step perjuangan, sebenarnya hal itu sah-sah saja asalkan diikuti dengan proses memandirikan yang tersusun sistematis yang didesain dalam sebuah pabrik penyehatan perjuangan.  Pabrik ini harus mampu menyehatkan pikiran pejuang, menyehatkan gerak pejuang, dan menyehatkan kesehatan pejuang itu sendiri.  Pabrik inilah yang sering dibahasakan dengan istilah pembinaan. Di Pabrik itulah jalan perjuangan ditentukan baik laju-lambatnya, bagus-tidaknya kualitas, hingga eksis-tidaknya tergantung pada pengelolaan pabrik itu, dan harus dipahami bahwa pabrik itu adalah milih seluruh pejuang yang tugas untuk memajukembangkannya adalah tugas bersama yang dalam hal ini diatur oleh rapi dan sehatnya tahap manajemen dan solidnya tim manajemen.</p>
<p>Lalu bagaimana, bila kita dalam kondisi berposisi pada tidak rapi dan sehat tahap manajemen dan tidak solidnya tim manajemen. Saran saya sehatkanlah pikiran anda, janganlah menghabiskan waktu anda dengan keluh dan gerutu, cobalah untuk memositif diri dengan piker dan langkah positif, ibaratnya kita ini bintang kecil dan para pembimbing dan yang kita teladani adalah bintang besar, maka jadilah kita bintang kecil yang istimewa,  di saat bintang-bintang besar itu meredup cahayanya, usahakanlah agar kita terus mencahaya diri, setiap akan redup cahaya kita bergegaslah untuk menyalakannya kembali, ingatkanlah bintang-bintang besar itu dengan cahaya kecil kita, bila memang bintang-bintang besar itu memiliki niat baik dalam memancar cahaya maka mereka akan malu dan bergegas mengikuti, namun bila sebaliknya dan justru menjadi beban perjuangan maka menggantikan peran bintang-bintang besar itu disinggasananya adalah tugas yang teramat mulia dan harus menjadi pilihan yang dikerja. Singkat kata jadikanlah mabda yang menjadi penggerak perjuangan kita, jadikan ridhoNya menjadi motivasi yang melipat gandakan kuat-kuat kita, jadikan sikap lemah menjadi lemah mengikuti perjuangan kita, jadikan sikap malas menjadi malas menghambat perjuangan kita, jadikan sikap futur menjadi futur memadamkan semangat perjuangan kita, sungguh karna kemenangan itu telah dijanjikan dan jalannya semakin nyata menghampar mengindah menggembira jiwajiwa kita.  Semoga perjuangan ini kita tapaki bukan dengan semangat momen-momenan apalagi semangat musiman, tapi dengan semangat perlawan yang dilandaskan pada Iman yang menjadi mabda perjuangan.</p>
<p>Ma’af bila kurang berkenan, tulisan ini menjadi salah satu cara yang saya tempuh menyemangati untuk diri.</p>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/orrin24.wordpress.com/419/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/orrin24.wordpress.com/419/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/orrin24.wordpress.com/419/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/orrin24.wordpress.com/419/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/orrin24.wordpress.com/419/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/orrin24.wordpress.com/419/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/orrin24.wordpress.com/419/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/orrin24.wordpress.com/419/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/orrin24.wordpress.com/419/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/orrin24.wordpress.com/419/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/orrin24.wordpress.com/419/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/orrin24.wordpress.com/419/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/orrin24.wordpress.com/419/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/orrin24.wordpress.com/419/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orrin24.wordpress.com&amp;blog=5641758&amp;post=419&amp;subd=orrin24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://orrin24.wordpress.com/2011/10/04/bukan-semangat-momen-momenan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/597ffcec89769dbc8e7c196ec2981460?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">h4fiz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LIQO&#8217; SYAWAL ULAMA BANUA ENAM</title>
		<link>http://orrin24.wordpress.com/2011/10/04/liqo-syawal-ulama-banua-enam/</link>
		<comments>http://orrin24.wordpress.com/2011/10/04/liqo-syawal-ulama-banua-enam/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2011 07:37:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>h4fiz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://orrin24.wordpress.com/?p=417</guid>
		<description><![CDATA[HTI Press. Ahad, 25 September 2011 Liqo’ Syawal Ulama digelar oleh HTI Kalimantan Selatan di Tanjung Kabupaten Tabalong sebagai rangkaian agenda di beberapa kota di Indonesia. Para ulama, asatidz-asatidzah, muballigh-muballighoh, guru-guru agama dari daerah Banua Enam (meliputi Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan dan Tabalong) ditambah dengan kabupaten Barito [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orrin24.wordpress.com&amp;blog=5641758&amp;post=417&amp;subd=orrin24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>HTI Press. </strong></em>Ahad, 25 September 2011 Liqo’ Syawal Ulama digelar oleh HTI Kalimantan Selatan di Tanjung Kabupaten Tabalong sebagai rangkaian agenda di beberapa kota di Indonesia. Para ulama, asatidz-asatidzah, muballigh-muballighoh, guru-guru agama dari daerah Banua Enam (meliputi Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan dan Tabalong) ditambah dengan kabupaten Barito Timur dan Barito Selatan dari Kalimantan Tengah berbondong-bondong hadir di Gedung Djoeang Tabalong yang menjadi tempat acara.  Gedung yang berkapasitas 500 orang ini tak mampu untuk menampung antusiasme para ulama, dimana yang hadir kurang lebih 700 orang.  Terpaksa panitia menggunakan ruang luar dan samping gedung, itupun masih ditambah dengan memasang tenda di halaman gedung.<span id="more-417"></span></p>
<p>Para ulama yang sudah mulai berdatangan sejak pukul 08.00 WITE nampak antusiasme menyaksikan tayangan-tayangan multimedia yang ditampilkan pada 4 buah layar lebar.  Tepat pukul 09.00 WITE acara dimulai dengan Tilawah Al Qur’an oleh Ust Hamdani, S.HI dilanjutkan dengan pembacaan sya’ir Burdah oleh Ust Abu ‘Uwias al Qarni.  Dilanjutkan oleh Ust Muhammad Soleh Abdullah yang menyampaikan Kalimatut Taqdim.  Ust Hisyam Hidayat (DPP HTI) meneruskan rangkaian acara dalam Kalimatul Hikmah Liqo’ Syawal.  Beliau menyampaikan bahwa umat wajib punya pemimpin yang menegakkan syari’ah bukan menegakkan sekulerisme.  Karena hanya dengan syari’ah kesejahteraan dan rahmat akan terwujud.  <em>“Dan itu telah pernah terwujud secara empiris.  Yang memimpin umat dulu adalah para Nabi, maka sekarang seharusnya dipimpin oleh pewaris para Nabi, yaitu ulama.  Para ulama tidak boleh sungkan-sungkan untuk mengoreksi pemimpin yang salah karena ini adalah seutama-utamanya jihad”, </em>tegas beliau.  Beliau juga menyampaikan, <em>“Janganlah ulama terjebak dalam sistem sekuler sehingga tidak berani mengoreksi pemimpin zholim”.</em></p>
<h6>Sebelumnya disampaikan oleh MC sebuah pesan dari Guru Ahmad yang berusia 100 tahun seorang tokoh Masyumi, Pimpinan Ponpes dan Majlis Ta’lim Al Hikmah Tabudarat Pantai Hambawang Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang berhalangan hadir karena kondisi fisik. Kata beliau,<em> “Aku Berada Dalam Langkah Ulama Bersatu Tegakkan Khilafah”….</em></h6>
<p>KH. Abdul Hasan (Pengasuh PP Al Irsyad &amp; Dewan Penasehat MUI Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan) menyampaikan Kallimah minal Ulama pada sesi 1.  Dengan tegas beliau memaparkan bahwa mendirikan Khilafah aadalah kewajiban yang utama, tapi tidak banyak yang menyuarakannya.  Padahal dengan sebab berdirinya Khilafah segala kemungkaran dapat teratasi.  Beliau juga mengingatkan bahwa ulama adalah pewaris Nabi sehingga berkewajiban membina agar umat bisa berjalan di atas jalan Allah SWT.  <em>“Marilah kita berjuang bersama! Apakah para alim ulama bersedia?” </em>tanya beliau.  Disambut dengan seruan nyaring oleh para ulama : <em>“Bersedia!”</em></p>
<p>Ustadz Agus Yuwono (Pengasuh Majelis Ta’lim dan perwakilan ulama dari Tapin) pada Kalimah minal Ulama sesi 2 semakin menghangatkan suasana Liqo’ Syawal Ulama ini.  Beliau dengan tegas berorasi, <em>“Pada saat Khilafah berdiri tegak maka kita mulia, dan kini pada saat tidak ada Khilafah kita digilas-gilas oleh orang kafir. Sudah 87 tahun kita tidak memiliki Khilafah. Maka jika kita ingin kembali kepada kejayaan Islam tidak ada kata lain kecuali dengan Khilafah”.</em> Beliau pun mengutip ucapan seorang ulama : <em>“saat ini banyak ulama su’ yaitu ulama yg dibesarkan oleh penguasa zalim utk menghancurkan ulama lainnya. Kerusakan rakyat disebabkan pemimpinnya, kerusakan pemimpin disebabkan kerusakan ulamanya”.</em></p>
<p>Pada sesi 3 Kalimah minal Ulama, Ustadz H. Nuril Anwar (Ulama dari Barito Selatan) mengupas dengan lugas seputar problematika umat untuk menghantarkan pada kesimpulan bahwa hukum buatan manusia sudah tidak layak. <em>“Semua menjadi hancur karena sistem.  Dan satu-satunya solusi adalah dengan terbentuknya khilafah. Hanya saja, penegakan Khilafah tidak mungkin dilakukan secara sendiri-sendiri, tapi wajib secara berjama’ah dengan melibatkan seluruh komponen umat Islam terutama ulama”.</em> Beliau menambahkan, <em>“Sebuah kegembiraan karena sekarang kita sudah menyaksikan kebangkitan di seluruh dunia dengan mencoba bersama-sama mendirikan Khilafah yang dimotori oleh Hizbut Tahrir</em>.<em> Justru saya yang terlambat bergabung dengan Hizbut Tahrir yang merupakan partai politik Islam dunia yang secara konsisten menyuarakan Syari’ah dan Khilafah di tengah banyaknya organisasi Islam yang masih enggan berbicara tentang Khilafah bahkan banyak yang takut tapi hal ini tidak terjadi di Hizbut Tahrir”.</em> Tanpa ragu-ragu beliau mengajak para ulama untuk berjuang bersama Hizbut Tahrir. <em>“Sudah seharusnya para ulama turut berjuang bersama Hizbut Tahrir semata-mata karena Allah SWT. Hal ini karena Hizbut Tahrir sudah menyiapkan konsep-konsep dan SDMnya dengan baik. Bahkan jika kita mengkaji fikrohnya, maka nampak jelas fikroh Hizbut Tahrir merujuk pada Al Qur’an, As Sunnah, Ijma sahabat, qiyas &amp; pendapat-pendapat ulama ahlusunnah. Jika ada yg miring, maka mereka hanya belum faham saja. Jika ulama bersatu-padu maka tegaknya Khilafah tidak akan lama lagi. Semoga kita dapat menyaksikan tegaknya Khilafah”,</em> pungkas beliau</p>
<p>Setelah Seruan Syawal HTI yang dibacakan oleh KH Abdul Wahab Syahrani (Syabab HT yang sehari-hari adalah Pengasuh PP Ibnu Mas’ud Putra &#8211; Kandangan) acara pun ditutup dengan do’a oleh KH Madian (Pimpinan PP Ad Darul Parida Tabalong) dilanjutkan dengan ramah-tamah.[]</p>
<div id="attachment_32221"><a href="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/09/10-antusiasme-ulama.jpg"><img title="10-antusiasme-ulama" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/09/10-antusiasme-ulama.jpg" alt="Antusiasme ulama" width="448" height="191" /></a>Antusiasme ulama</p>
</div>
<div id="attachment_32222"><a href="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/09/11-antusiasme-ulama-dalam-menyambut-seruan-takbir.jpg"><img title="11-antusiasme-ulama-dalam-menyambut-seruan-takbir" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/09/11-antusiasme-ulama-dalam-menyambut-seruan-takbir.jpg" alt="Antusiasme ulama dalam menyambut seruan takbir" width="448" height="201" /></a>Antusiasme ulama dalam menyambut seruan takbir</p>
</div>
<div id="attachment_32223"><a href="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/09/12-sebagian-ulama-berfoto-bersama-usai-acara.jpg"><img title="12-sebagian-ulama-berfoto-bersama-usai-acara" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/09/12-sebagian-ulama-berfoto-bersama-usai-acara.jpg" alt="Sebagian ulama berfoto bersama usai acara" width="448" height="263" /></a>Sebagian ulama berfoto bersama usai acara</p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/orrin24.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/orrin24.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/orrin24.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/orrin24.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/orrin24.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/orrin24.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/orrin24.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/orrin24.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/orrin24.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/orrin24.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/orrin24.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/orrin24.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/orrin24.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/orrin24.wordpress.com/417/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orrin24.wordpress.com&amp;blog=5641758&amp;post=417&amp;subd=orrin24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://orrin24.wordpress.com/2011/10/04/liqo-syawal-ulama-banua-enam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/597ffcec89769dbc8e7c196ec2981460?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">h4fiz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/09/10-antusiasme-ulama.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">10-antusiasme-ulama</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/09/11-antusiasme-ulama-dalam-menyambut-seruan-takbir.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">11-antusiasme-ulama-dalam-menyambut-seruan-takbir</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/09/12-sebagian-ulama-berfoto-bersama-usai-acara.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">12-sebagian-ulama-berfoto-bersama-usai-acara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DARI BUNTOK MENUJU KONFERENSI RAJAB</title>
		<link>http://orrin24.wordpress.com/2011/06/09/dari-buntok-menuju-konferensi-rajab/</link>
		<comments>http://orrin24.wordpress.com/2011/06/09/dari-buntok-menuju-konferensi-rajab/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jun 2011 06:33:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>h4fiz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://orrin24.wordpress.com/?p=408</guid>
		<description><![CDATA[Buntok &#8212; 01 Juni 2011 lalu, tepat pukul 20:15 WIB, sebanyak 3 bus yang membawa 77 kafilah dari Buntok berangkat menuju Banjarmasin menghadiri Konferensi Rajab 1432 H, perhelatan akbar yang diorganisir oleh DPD I HTI Kalsel yang merupakan konferensi pembuka yang akan diikuti secara marathon di 27 wilayah lain di nusantara selama 1 bulan ke [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orrin24.wordpress.com&amp;blog=5641758&amp;post=408&amp;subd=orrin24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Buntok &#8212; 01 Juni 2011 lalu, tepat pukul 20:15 WIB, sebanyak 3 bus yang membawa 77 kafilah dari Buntok berangkat menuju Banjarmasin menghadiri Konferensi Rajab 1432 H, perhelatan akbar yang diorganisir oleh DPD I HTI Kalsel yang merupakan konferensi pembuka yang akan diikuti secara marathon di 27 wilayah lain di nusantara selama 1 bulan ke depan. Mereka adalah para Ulama’, Asatidz, tokoh masyarakat, pemuda dan pelajar yang selama ini berinteraksi dengan HT. Rasa penasaran dan ingin mengenal dan mengetahui perjuangan HT lebih dalam membuat para kafilah ini diliputi ghiroh yang luar biasa. Di perjalanan, terdengan perbincangan hangat seputar kewajiban mengkaji Islam, pengalaman berdakwah, urgensi khilafah, dll.</p>
<p>Bus melaju terus, hingga akhirnya tepat ketika azhan Shubuh berkumandang kami sampai di sebuah masjid yang cukup besar di Martapura, ibukota Kabupaten Banjar. Kota yang harus kami lewati sebelum sampai ke Banjarbaru, kemudian ke Banjarmasin. Subhanallah… di masjid itu telah berkumpul para kafilah dari daerah lain. Mereka tumpah ruah di ruang masjid, di serambi dan di halaman. Semua memiliki tujuan yang sama, menghadiri Konferensi Rajab. Mobil dari berbagai merk berjubel di arena parkir masjid itu hingga sampai di bahu jalan depan masjid penuh sesak. Setibanya di masjid kami langsung shalat shubuh berjamaah. Setelah itu kami langsung mengantre menunggu giliran mengambil konsumsi yang telah disiapkan panitia.<span id="more-408"></span></p>
<p>Perjalanan kami lanjutkan menuju Banjarmasin. Takjub, itulah perasaan yang ada dalam benak para kafilah dalam bus ketika menyaksikan kibaran <em>al-liwa’</em> dan <em>ar-rayah</em> yang hampir tiada putus sepanjang jalan dari Banjarbaru menuju Banjarmasin. Parade bedug dan pekikan takbir di arena konferensi terdengar ketika kami mendekati stadion, seperti menyambut kedatangan kami, membuat kami tidak sabar untuk segera naik ke atas tribun. Sekitar pukul 07:30 WITA, kami tiba di muka Stadion 17 Mei Banjarmasin, setelah bus merayap cukup lama mendekati stadion, karena jalan mendekati stadion mengalami kemacetan. Setelah berkumpul semua kafilah, kami langsung memasuki stadion. Setelah kami, ternyata menyusul para kafilah dari berbagai penjuru Kalsel, secara beregu seperti tidak ada putusnya terus mengantre memasuki stadion, hingga tidak berapa lama hampir semua tribun pun terisi penuh oleh mereka yang memiliki satu visi, tekad, dan langkah untuk tegaknya Khilafah Islamiyah.</p>
<p>Konferensi pun dimulai. Lebih dari 8.000 peserta tak bisa beranjak. Mereka serius menyimak orasi pembicara dan testimoni ulama. Parade bedug, pekikan takbir dan seruan: “Khilafah! Khilafah! Khilafah!” berulang-ulang  diteriakkan peserta disertai gelombang <em>al-liwa’</em> dan <em>ar-rayah</em>. Allahuakbar…</p>
<p>Ketua DPD I HTI Kalsel, Ustadz Baihaki al-Munawar, S.Hut dalam orasinya terus membakar semangat peserta dan berharap agar konferensi ini mendorong umat untuk merekonstruksi masa depan peradaban Islam dalam sistem Khilafah. Pekikan takbir pun dijawab dengan penuh antusias oleh peserta disertai gelombang <em>al-liwa’</em> dan <em>ar-rayah</em>.</p>
<p>Peserta menjadi lebih bersemangat lagi ketika Ustadz Fathiy Syamsuddin Ramadhan an-Nawiy, anggota Lajnah Tsaqafiyah DPP HTI berbicara mengenai janji Allah akan tegaknya Khilafah dengan merujuk pada al-Qur’an surah an-Nur 55 dan beberapa hadits shahih. Menurut Beliau, “<em>Khilafah Islam merupakan janji Allah yang paling agung bagi kaum Mukmin. Pasalnya, dengan tegaknya kekuasaan Islam ini (Khilafah Islam), agama Allah Swt bisa ditegakkan secara sempurna, dan keamanan kaum Muslim bisa diwujudkan secara nyata,” </em>tegasnya.</p>
<p>Sebagai orasi penutup, Ustadz Harits Abu Ulya, Ketua Lajnah Siyasiyah DPP HTI menyampaikan Seruan Hangat Hizbut Tahrir kepada Umat. Beliau menyampaikan sesungguhnya tegaknya Khilafah Islam merupakan kewajiban syariah atas seluruh kaum Muslim. Kewajiban ini bersifat mengikat; tidak ada pilihan lain bagi kita kecuali melaksanakannya. Beliau memberikan contoh bagaimana para sahabat menunda pemakaman Rasulullah Saw karena mereka sedang berkumpul di Saqifah Bani Sa’i&#8217;dah untuk memilih dan mengangkat seorang Khalifah. “<em>Ini menjadi salah satu bukti bahwa tegaknya Khilafah merupakan perkara paling utama dan harus diprioritaskan oleh kaum Muslim. Khilafah bahkan menjadi kebutuhan utama kaum Muslim. Pasalnya, penegakan Khilafah menyangkut perkara ‘hidup dan matinya’ Islam dan kaum Muslim”,</em> tegasnya. Orasi pun diakhiri dengan pekikan takbir dan seruan: “Khilafah! Khilafah! Khilafah!” berulang-ulang yang diringi dengan parade bedug dan gelombang <em>al-liwa’</em> dan <em>ar-rayah</em>.</p>
<p>KH. Abdul Wahab Syahrani, SAg, MM, Pengasuh Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud Putra Jarau Kab. Hulu Sungai Selatan dalam testimoni mengungkapkan mau kemana umat setelah mengetahui kewajiban meneggakkan syari’ah dan khilafah. Beliau menandaskan semoga Konfrensi Rajab menjadi pertemuan terakhir, karena setelah ini Khilafah yang mengikuti sunnah Nabi akan tegak kembali untuk kedua kalinya. Amin…</p>
<p>Demikianlah jalannya Konferensi Rajab yang diikuti dengan penuh antusias. Ada beberapa kisah haru yang dialami beberapa peserta konferensi dari Buntok;</p>
<p>Bapak Arsyad (sekitar 65 tahun) misalnya, seorang tokoh masyarakat, harus berangkat lebih dahulu dari Desa Jutuh di pinggir Sungai Barito menuju Buntok untuk berkumpul dengan peserta lain demi menghadiri konferensi ini.</p>
<p>Hal yang sama juga dialami oleh Abah Endang (sekitar 55 tahun), tokoh masyarakat yang harus berangkat lebih dahulu dari Desa Lembeng.</p>
<p>Ada juga penuturan yang mengharukan dari Mas Iqra Wahyudi, seorang wiraswasta, salah seorang peserta dari Buntok yang 1 hari sebelumnya berada di Martapura. Beliau menuturkan ketika hendak menuju Buntok mengalami kesulitan mencari armada transportasi, karena hampir semua armada telah diboking oleh Peserta Konferensi dari Martapura. Subhanallah…</p>
<p>Lain lagi dengan Bapak H. Yadi, seorang pengusaha kontraktor, Beliau mengatakan Konferensi Rajab ini adalah peristiwa akbar dan luar biasa yang pertama kali diikutinya. Beliau sempat menitikkan air mata ketika meneriakkan dan mendengar pekikan takbir yang berbeda dengan takbir yang biasa didengar dan diucapkan. <em>“Seperti kondisi mau jihad” </em>tutur<em> </em>Beliau<em>.</em></p>
<p>Hal yang sama pula dialami peserta lain, mereka banyak yang menitikkan air mata di sela-sela pekikan takbir, gema bedug, gelombang <em>al-liwa’</em> dan <em>ar-rayah </em>yang sangat <em>atractive</em>. Lebih-lebih ketika aksi teatrikal para pemuda Islam yang menggambarkan keadaan umat Islam tanpa Khilafah. Sebuah pesan penting yang disampaikan yaitu pentingnya penegakan khilafah dalam menyatukan seluruh potensi umat untuk meraih kemuliaan.</p>
<p>Begitu juga dengan H. Syarkawi Ismail (sekitar 57 tahun), seorang Ulama yang telah lama mengenal dan mendukung dakwah HT dan jarang absen dari event-event HT. dengan konferensi ini, semakin memantapkan dan meyakinkkan Beliau akan cita-cita HT yang ingin di raih bersama Umat. Wallahua’alam bi ash-shawab. <strong>[Shohib Abu Fikri]</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/orrin24.wordpress.com/408/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/orrin24.wordpress.com/408/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/orrin24.wordpress.com/408/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/orrin24.wordpress.com/408/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/orrin24.wordpress.com/408/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/orrin24.wordpress.com/408/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/orrin24.wordpress.com/408/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/orrin24.wordpress.com/408/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/orrin24.wordpress.com/408/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/orrin24.wordpress.com/408/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/orrin24.wordpress.com/408/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/orrin24.wordpress.com/408/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/orrin24.wordpress.com/408/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/orrin24.wordpress.com/408/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orrin24.wordpress.com&amp;blog=5641758&amp;post=408&amp;subd=orrin24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://orrin24.wordpress.com/2011/06/09/dari-buntok-menuju-konferensi-rajab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/597ffcec89769dbc8e7c196ec2981460?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">h4fiz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>JALAN JAUH MENDEKATI KHILAFAH  (Catatan Perjalanan Menuju Konferensi Rajab 1432 H)</title>
		<link>http://orrin24.wordpress.com/2011/06/09/jalan-jauh-mendekati-khilafah-catatan-perjalanan-menuju-konferensi-rajab-1432-h/</link>
		<comments>http://orrin24.wordpress.com/2011/06/09/jalan-jauh-mendekati-khilafah-catatan-perjalanan-menuju-konferensi-rajab-1432-h/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jun 2011 03:26:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>h4fiz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://orrin24.wordpress.com/?p=404</guid>
		<description><![CDATA[Warga Tabalong &#8212; kabupaten terujung sebelah utara Kalimantan Selatan &#8212; tak ingin ketinggalan utk berpartisipasi dalam Konferensi Rajab 1432 H di Stadion 17 Mei Banjarmasin pada tanggal  2 Juni 2011 yang lalu. Konferensi Rajab di Banjarmasin ini merupakan kegiatan perdana dari rangkaian konferensi yang diadakan sepanjang bulan Rajab di 28 kota di Indonesia. Warga Tabalong [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orrin24.wordpress.com&amp;blog=5641758&amp;post=404&amp;subd=orrin24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Warga Tabalong &#8212; kabupaten terujung sebelah utara Kalimantan Selatan &#8212; tak ingin ketinggalan utk berpartisipasi dalam Konferensi Rajab 1432 H di Stadion 17 Mei Banjarmasin pada tanggal  2 Juni 2011 yang lalu. Konferensi Rajab di Banjarmasin ini merupakan kegiatan perdana dari rangkaian konferensi yang diadakan sepanjang bulan Rajab di 28 kota di Indonesia.</p>
<p>Warga Tabalong – pria-wanita, tua-muda, dari kalangan ulama, asatidz, muballigh, pimpinan pondok pesantren, majelis ta’lim, kepala sekolah, guru, tokoh masyarakat, umum, mahasiswa maupun pelajar &#8212;  ini rela berangkat sejak Rabu pk. 22.00 WITE untuk menempuh perjalanan jauh sekitar 6 jam.  Iring-iringan 3 bus, 12 mobil jenis Avanza/Kijang &amp; 14 Colt L-300 penuh oleh rombongan ikhwan dan 28 Colt L-300 yg diisi jama’ah akhwat meramaikan jalan Tanjung – Banjarmasin yang malam itu sunyi. Dalam rombongan tersebut juga turut peserta dari Kabupaten Barito Timur dan Barito Selatan Propinsi Kalimantan Tengah yang berbatasan dengan Kabupaten Tabalong.<span id="more-404"></span></p>
<p>Kamis (2/6) pukul 4 dinihari rombongan mulai memasuki kota Martapura.  Sebagaimana rencana, semua istirahat di Masjid Al Karomah – masjid terbesar di kota Martapura &#8212; untuk sholat subuh dan sarapan.  Luas biasa ! Halaman masjid yang luas tersebut dipenuhi oleh sarana transportasi peserta Konferensi Rajab dari Tabalong.</p>
<p>Perjalanan menuju Banjarmasin kembali dilanjutkan setelah pembagian sarapan. Dengan bersemangat anggota rombongan mempersiapkan royah dan liwa untuk dikibarkan di dalam arena stadion.  150 lembar royah dan liwa terasa kurang pada saat itu.  Padahal itulah jumlah terbanyak yang pernah kami miliki J</p>
<p>Lelah dan ngantuk masih bercampur menjadi satu setiba di Stadion 17 Mei Banjarmasin.  Maklum, hampir semua kordinator daerah tidak tidur sepanjang malam, begitu pun para peserta.    Hanya karena gegap gempita suasana dan panasnya aura perjuanganlah yang mengalahkan itu semua.  Dan satu-persatu peserta pun mulai memasuki stadion.  Subhanallah… seiring waktu stadion itu semakin penuh.  Mungkin penuh sesaknya stadion ini tidak pernah dialami sebelumnya, sekalipun untuk pertandingan sepakbola yang dilakoni Barito Putera.  Semua larut dalam suasana gempita penuh semangat.  Dari sebuah kota di Kalimantan Selatan bergema seruan penegakan Khilafah oleh sebanyak 10 ribu orang.  Pasti ini akan menggetarkan tiang-tiang Gedung Putih, Istana Buckingham, dan lain-lain.</p>
<p>Silih berganti acara bergulir.  Dari tilawah Al Qur’an oleh Ust H. A. Bughdadi seorang qori internasional, dilanjutkan paparan materi dari Ust Baihaqi Al Munawwar (Ketua DPD I Kalsel), Ust Mispansyah, SH, MH (DPD I Kalsel), Ust Ali Imran (DPD II Banjarbaru), Ust Abdul Haris (DPD II HSS), Ust Hidayatullah Muttaqin, SE, M.Si (Ketua Lajnah Siyasiyah DPD I Kalsel), Ust Syamsudin Ramadhan (DPP) dan Ust Haris Abu Ulya (Ketua Lajnah Siyasiyah DPP).  Tak tertinggal aksi teatrikal yang begitu menggugah, menyentak alam kesadaran bahwa kita umat Islam berada dalam kondisi terpecah-belah dan akan bersatu kembali di bawah naungan Khilafah.  Dukungan para ulama pun nampak dalam testimoni beliau.  KH Abdul Wahad dari Kandangan, KH Kafandi Fadholi dari Banjarmasin dan KH Abdul Hafiz dari Banjarbaru semakin mencerahkan dan membuat haru karena kini para ulama juga terlibat dalam perjuangan penegakan Syari’ah dan Khilafah.</p>
<p>Ulama, asatidz, intelektual, tokoh masyarakat, mahasiswa dan pelajar Tabalong pun tak ketinggalan memberikan apresiasi positif dan dukungan.  H. Husni (tokoh masyarakat Tabalong) yang pada saat konferensi beliau baru datang dari Istambul dan langsung mengikuti konferensi menyatakan, <em>“Aku sangat terkesan acara itu, partisipasi generasi muda laki-laki mupun perempuan meremind sejarah Othman dan ide besar untuk kejayaan umat Islam.”</em></p>
<p>Begitu banyak yang tercerahkan dengan apa yang disampaikan dalam konferensi tersebut. Ustadz Arsudi (muballigh Kelua) adalah salah satunya, <em>“</em><em>Aca</em><em>ra</em><em> ke</em><em>ma</em><em>rin sangat</em><em> ber</em><em>kesan sekali, ana ban</em><em>ya</em><em>k da</em><em>pa</em><em>t pe</em><em>ngetahuan da</em><em>ri</em><em> pen</em><em>jelasan orator-orator</em><em> ten</em><em>tan</em><em>g visi HTI</em><em>. Sepertinya</em><em> tujuan</em><em> HTI</em><em> un</em><em>tu</em><em>k me</em><em>wujudka</em><em>n syariat dan bangkit khilafah insya A</em><em>llah akan ter</em><em>kabul me</em><em>lihat da</em><em>rr</em><em> su</em><em>du</em><em>t pandang aca</em><em>ra</em><em> ke</em><em>ma</em><em>ri</em><em>n da</em><em>n se</em><em>mua yan</em><em>g ha</em><em>di</em><em>r seman</em><em>gat jihad san</em><em>ga</em><em>t tinggi. Apalgi janji-janji </em><em>Allah da</em><em>la</em><em>m A</em><em>l Q</em><em>ur’an. Isnya Allah ana akan be</em><em>rusaha un</em><em>tu</em><em>k me</em><em>wujudka</em><em>n visi HTI</em><em>, se</em><em>tiap ada ke</em><em>mauan pa</em><em>sti</em><em> ada ja</em><em>la</em><em>n”</em></p>
<p>Keharuan, kerinduan dan optimisme pun merayapi hati orang-orang yang beriman, percaya akan janji dan pertolongan Allah SWT.  Ustadz Abdul Wahid (muballigh Tabalong) yang datang bersama rombongan jama’ah beliau dengan menggunakan 2 buah mobil (itupun masih banyak yang tidak bisa terbawa karena kehabisan tiket padahal mereka menunggu sampai malam keberangkatan) menyampaikan, <em>“Ja</em><em>la</em><em>nnya</em><em> aca</em><em>ra</em><em> san</em><em>ga</em><em>t ba</em><em>gu</em><em>s, meng</em><em>gugah hati dan</em><em> fikira</em><em>n, ti</em><em>da</em><em>k se</em><em>dikit yan</em><em>g meneteskan airmata, larut da</em><em>la</em><em>m gema takbir seakan ke</em><em>mbali ke ja</em><em>ma</em><em>n keagungan I</em><em>slam, begitu n</em><em>ampak keagungan Allah yan</em><em>g ter</em><em>hampar luas ini. </em><em> Allahu akbar !!!”</em>   Tak ketinggalan KH Madian (Pimpinan Pondok Pesantren Ad Durul Parida Desa Talan Kecamatan Banua Lawas) memberikan komentar, <em>“Sangat bagus sekali, kita sendiri sangat kagum bahkan seolah-olah mimpi yang sudah lama terpendam akan terbukti dalam waktu dekat. Aman, damai dan sejahtera yg diridhoi Allah SWT.”  </em>Ustadz Abdul Malik (muballigh Tabalong) berujar, <em>“</em><em>San</em><em>ga</em><em>t baik, be</em><em>rhasil bangkitkan umat, perlunya</em><em> K</em><em>hilafah un</em><em>tu</em><em>k S</em><em>yariah. Se</em><em>mo</em><em>ga</em><em> ce</em><em>pa</em><em>t ber</em><em>hasil”</em></p>
<p>Kalangan pemuda, mahasiswa dan pelajar pun tak mau ketinggalan mengikuti Konferensi Rajab ini.  Kesadaran itu mulai tumbuh.  Murjani (tokoh pemuda Kelua) sempat menyampaikan pendapatnya, <em>“</em><em>Komentarku ter</em><em>ha</em><em>dap</em><em> K</em><em>onferensi</em><em> Ra</em><em>ja</em><em>b yan</em><em>g di</em><em>laksanakan K</em><em>amis 2 juni 2011 san</em><em>ga</em><em>tlah ber</em><em>guna da</em><em>la</em><em>m menjalanka</em><em>n hu</em><em>ku</em><em>m-hukum</em><em> Allah, adanya K</em><em>onferensi</em><em> Ra</em><em>ja</em><em>b aka</em><em>n me</em><em>nyadarka</em><em>n kita aka</em><em>n keadaan si</em><em>stem saat ini da</em><em>n kita tah</em><em>u ba</em><em>gai</em><em>mana</em><em> cara me</em><em>nanggulang</em><em>inya</em><em>. Konferensi</em><em> Ra</em><em>ja</em><em>b sanga</em><em>t ber</em><em>pengaruh da</em><em>la</em><em>m pe</em><em>negakan hu</em><em>ku</em><em>m-hukum</em><em> Allah.. Khilafah…khilafah..Allahu akbar.</em><em>”</em>  Arya Fatma Jaya (Ketua OSIS SMAN 1 Kelua) berkomentar, <em>“Acara bagus sekali.. selain untuk bersilaturahmi dengan kawan-kawan disana, juga untuk meningkatkan kesadaran generasi muda Islam… Allahu Akbar!”  </em>Teguh (Ketua OSIS SMAN 1 Muara Harus) turut pula menyampaikan pendapatnya, <em>“Konferensi Ra</em><em>jabnya</em><em> ba</em><em>gu</em><em>s, aca</em><em>ranya</em><em> te</em><em>rsusun baik da</em><em>n wa</em><em>ktu</em><em> aca</em><em>ra</em><em> pas, ti</em><em>dak</em><em> ter</em><em>lalu lama</em><em>. Konferensi Ra</em><em>jabnya</em><em> mampu me</em><em>mupuk se</em><em>mangat kita</em><em> un</em><em>tu</em><em>k ja</em><em>di</em><em> khalifah I</em><em>slam yan</em><em>g se</em><em>benarnya.  dan</em><em>  jug</em><em>a di</em><em>sana kita</em><em> me</em><em>rasa satu kluarga denga</em><em>n muslim lainnya</em><em>. Kita</em><em> sadar I</em><em>slam i</em><em>tu kuat, I</em><em>slam i</em><em>tu be</em><em>sa</em><em>r.”</em><em> </em></p>
<p><em></em>Komentar penuh harapan disampaikan oleh 2 orang mahasiswa Rakha, yaitu Gusti A. Rizali, <em>“Kome</em><em>ntar </em><em>sa</em><em>ya</em><em> aca</em><em>ranya</em><em> ba</em><em>gu</em><em>s. Se</em><em>mo</em><em>ga</em><em> K</em><em>hilafa</em><em>h muncul ke</em><em>mbali hidup ke</em><em>mbali.. dan se</em><em>mo</em><em>ga</em><em> den</em><em>gan</em><em> adanya K</em><em>hilafah bangsa kita men</em><em>ja</em><em>di</em><em> baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur”</em>dan Ibrahim <em>“Acaranya bagus, semoga Khilafah bangkit kembali di tanah air tercinta ini”</em></p>
<p><em> </em></p>
<p>Semoga Khilafah semakin dekat</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/orrin24.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/orrin24.wordpress.com/404/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/orrin24.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/orrin24.wordpress.com/404/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/orrin24.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/orrin24.wordpress.com/404/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/orrin24.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/orrin24.wordpress.com/404/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/orrin24.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/orrin24.wordpress.com/404/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/orrin24.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/orrin24.wordpress.com/404/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/orrin24.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/orrin24.wordpress.com/404/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orrin24.wordpress.com&amp;blog=5641758&amp;post=404&amp;subd=orrin24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://orrin24.wordpress.com/2011/06/09/jalan-jauh-mendekati-khilafah-catatan-perjalanan-menuju-konferensi-rajab-1432-h/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/597ffcec89769dbc8e7c196ec2981460?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">h4fiz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MASA DEPAN DU NIA MILIK UMAT ISLAM</title>
		<link>http://orrin24.wordpress.com/2011/06/04/masa-depan-du-nia-milik-umat-islam/</link>
		<comments>http://orrin24.wordpress.com/2011/06/04/masa-depan-du-nia-milik-umat-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jun 2011 23:37:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>h4fiz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://orrin24.wordpress.com/?p=400</guid>
		<description><![CDATA[HTI Press. Konfrensi Rajab 2 Juni 2011yang diadakan di Stadion 17 Mei Banjarmasin merupakan pembuka dari rangkaian agenda Rajab 1432 H di Indonesia yang mengangkat tema “Hidup Sejahtera di Bawah Naungan Khilafah.” Acara ini menampilkan orasi syabab Hizbut Tahrir baik dari Kalimantan Selatan dan Jakarta. Setelah opening speech yang disampaikan oleh Ketua DPD I HTI [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orrin24.wordpress.com&amp;blog=5641758&amp;post=400&amp;subd=orrin24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong> HTI Press. </strong></em>Konfrensi Rajab 2 Juni 2011yang diadakan di Stadion 17 Mei Banjarmasin merupakan pembuka dari rangkaian agenda Rajab 1432 H di Indonesia yang mengangkat tema “Hidup Sejahtera di Bawah Naungan Khilafah.”</p>
<p>Acara ini menampilkan orasi syabab Hizbut Tahrir baik dari Kalimantan Selatan dan Jakarta. Setelah <em>opening speech</em> yang disampaikan oleh Ketua DPD I HTI Kalsel, Ustadz Baihaki al-Munawar, S.Hut,  anggota DPD I HTI Kalsel Mispansyah SH, MH  menyampaikan orasi “Indonesia di Tengah Kapitalisme Global.” Pada orasi pertama ini, Mispansyah menyatakan hingga saat ini Indonesia berada dalam cengkraman kapitalisme global. Cengkraman melalui dua cara. Pertama melalui penjajahan fisik yakni dilakukan dengan jalan perang dan pendudukan. Kedua melalui penjajahan non fisik dengan penerapan Sekularisme dan Kapitalisme dalam sistem kehidupan dan pemerintahan<em>. <span id="more-400"></span></em> <em> </em></p>
<p>Orator kedua, Ali Imran, S.Pd dari DPD II HTI Banjarbaru berbicara tentang solusi untuk mengentaskan problematika yang dihadapi umat. Umat Islam kata Ali Imran merupakan <em>khayru ummah</em>, seperti yang disebutkan Allah dalam Suran Ali Imran ayat 110. “Umat Islam dimana saja mereka berada, semestinya mereka menjadi panutan”, tandas Ali Imran. Namun saat ini justru umat Islam menjadi pesakitan, menderita, terhina, dan teraniaya.</p>
<p>Pangkal keterpurukan umat Islam tersebut kata beliau disebabkan tiadanya Khilafah sebagai institusi politik Islam yang menaungi umat dan melindungi dari rongrongan para penjajah. Sehingga jawaban atas keterpurukan umat Islam adalah dengan menegakkan kembali sistem khilafah. <em>“Sudah saatnya, kita saling menyatukan sumber daya yang kita miliki untuk menegakkan Khilafah Islam”</em>, pungkas beliau.</p>
<p>Memasuki orasi selanjutnya, para hadirin diajak untuk menyimak gambaran Khilafah yang mensejahterakan. HUMAS DPD II HTI Hulu Sungai Selatan, Abdul Haris, S.Pd dengan retoris menanyakan kepada umat yang hadir dalam Konferensi Rajab 1432H, <em>“apakah para hadirin menginginkan akidah, keselamatan, para muslimah, dan generasi muda terlindungi? Kepada siapa berharap semua itu terwujud kecuali pada Khilafah?”</em> tandas beliau.</p>
<p>Menurut Abdul Haris, dengan ditegakkannya Khilafah maka umat akan terlindungi kesucian agamanya,  terlindungi keselamatan dirinya, terlindungi akalnya, terlindungi kehormatannya, terlindungi hak miliknya. Pada masa lalu kehidupan umat dalam sistem khilafah sangat sejahtera. Beliau mencotohkan, gaji guru sebesar 15 dinar atau setara Rp 25 juta.</p>
<p>Sementara Hidayatullah Muttaqin, SE, MSI yang juga Ketua Lajnah Siyasiyah DPD I HTI Kalsel tampil sebagai orator keempat menyampaikan orasi tentang potensi Khilafah sebagai negara adidaya masa depan. Beliau menjelaskan meskipun dunia saat ini berada dalam dominasi Kapitalisme global yang menjadi penyebab kesengsaraan umat manusia, sesungguhnya ideologi ini dan negara-negara Barat yang menjadi pengusungnya sedang menghadapi krisis internal dan mendorongnya ke dalam jurang kehancuran. <em>“Dibiarkan saja Kapitalisme pasti akan runtuh, apalagi jika umat bersatu menumbangkannya dengan menegakkan sistem Khilafah”,</em> seru Hidayatullah Muttaqin.</p>
<p>Menurut beliau, potensi umat Islam sangat besar untuk bangkit jika umat mengadopsi ideologi Islam dan mewujudkannya dalam sisem khilafah. Dari sisi demografi jumlah umat terus tumbuh dan berkembang jauh meninggalkan pertumbuhan penduduk di Barat. Bahkan ada 20 negara Barat yang pertumbuhannya nol dan negatif. Kini jumlah umat telah mencapai angka 1,57 milyar jiwa atau hampir ¼ penduduk dunia.</p>
<p>Dari sisi ekonomi dan sumber daya alam, negeri-negeri Islam menguasai cadangan energi dunia dan bahan mentah. Cadangan minyak bumi di negeri-negeri Islam mencapai 72% cadangan dunia, sedangkan cadangan gas  61,45% cedangan dunia.</p>
<p>Jika tentara yang ada di negeri-negeri Islam digabungkan, jumlahnya mencapai 27% dari seluruh tentara yang ada di seluruh dunia. Sementara tentara Amerika hanya 7,1% saja. Begitu pula jika digabungkan tentara dari Brazil, Rusia, India, dan China, jumlahnya 24% masih di bawah jumlah tentara negeri-negeri Islam. <em>“Dengan potensi yang besar ini, maka masa depan dunia adalah milik umat Islam”</em>, kata Hidayatullah.</p>
<p>Di samping orasi dari syabab  Hizbut Tahrir dari Kalimantan Selatan, juga turut tampil sebagai orator dari DPP HTI. Ustadz Fathiy Syamsuddin Ramadhan an-Nawiy yang berbicara mengenai janji Allah akan tegaknya Khilafah. “<em>Di antara janji Allah SWT yang diberikan kepada umat Islam adalah istikhlaf fi al-ardh. Istikhlaf fi al-ardh bermakna menjadi penguasa atau pengatur urusan manusia (khalifah atau imam) di seluruh dunia</em>” tandas Ustadz Syamsuddin dengan merujuk pada al-Qur’an surah an-Nur 55.</p>
<p>Menurut Ustadz Syamsuddin, banyak sekali hadis-hadis sahih yang mengabarkan kabar gembira (<em>bisharah</em>) kepada kaum Muslim tentang kekuasaan Islam yang mencakup seluruh muka bumi. “<em>Semua ini menunjukkan bahwa Khilafah Islam merupakan janji Allah yang paling agung bagi kaum Mukmin. Pasalnya, dengan tegaknya kekuasaan Islam ini (Khilafah Islam), agama Allah SWT bisa ditegakkan secara sempurna, dan keamanan kaum Muslim bisa diwujudkan secara nyata,” </em>serunya.</p>
<p>Selanjutnya sebagai orasi penutup, Ustadz Harits Abu Ulya yang juga Ketua Lajnah Siyasiyah DPP HTI menyampaikan Seruan Hangat Hizbut Tahrir kepada Umat. Ustadz Harits menyampaikan sesungguhnya tegaknya Khilafah Islam merupakan kewajiban syariah atas seluruh kaum Muslim. Kewajiban ini bersifat mengikat; tidak ada pilihan lain bagi kita kecuali melaksanakannya.</p>
<p>Ustadz Harits memberikan contoh bagaimana para sahabat menunda pemakaman Rasulullah SAW karena mereka sedang berkumpul di Saqifah Bani Sa’i&#8217;dah untuk memilih dan mengangkat seorang khalifah. “<em>Ini menjadi salah satu bukti bahwa tegaknya Khilafah merupakan perkara paling utama dan harus diprioritaskan oleh kaum Muslim. Khilafah bahkan menjadi alqadhiyyah al-mashîriyyah bagi kaum Muslim. Pasalnya, penegakan Khilafah menyangkut perkara ‘hidup dan matinya’ Islam dan kaum Muslim”,</em> kata Ustadz Harits Abu Ulya. [DPD I HTI Kal</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/orrin24.wordpress.com/400/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/orrin24.wordpress.com/400/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/orrin24.wordpress.com/400/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/orrin24.wordpress.com/400/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/orrin24.wordpress.com/400/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/orrin24.wordpress.com/400/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/orrin24.wordpress.com/400/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/orrin24.wordpress.com/400/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/orrin24.wordpress.com/400/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/orrin24.wordpress.com/400/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/orrin24.wordpress.com/400/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/orrin24.wordpress.com/400/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/orrin24.wordpress.com/400/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/orrin24.wordpress.com/400/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orrin24.wordpress.com&amp;blog=5641758&amp;post=400&amp;subd=orrin24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://orrin24.wordpress.com/2011/06/04/masa-depan-du-nia-milik-umat-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/597ffcec89769dbc8e7c196ec2981460?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">h4fiz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ULAMA KALSEL DUKUNG KHILAFAH</title>
		<link>http://orrin24.wordpress.com/2011/06/04/ulama-kalsel-dukung-khilafah/</link>
		<comments>http://orrin24.wordpress.com/2011/06/04/ulama-kalsel-dukung-khilafah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jun 2011 23:36:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>h4fiz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://orrin24.wordpress.com/?p=398</guid>
		<description><![CDATA[Para pembicara dan Ulama HTI Press. Selain orasi dari para aktivis HT, para hadirin juga menyimak testimoni dari para ulama. Pada sesi testimoni ini tampil ke depan KH. Abdul Wahab Syahrani, S.Ag., MM, Ust. Abdul Hafidz, Ust. H. Kafandi Fadhali. KH. Abdul Wahab Syahrani yang pertama memberikan testimoni mengungkapkan mau kemana umat, setelah mengetahui kewajiban [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orrin24.wordpress.com&amp;blog=5641758&amp;post=398&amp;subd=orrin24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_29186"><a href="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/06/kr-bjm-para-pembicara-dan-ulama.jpg"><img title="kr-bjm-para-pembicara-dan-ulama" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/06/kr-bjm-para-pembicara-dan-ulama.jpg" alt="Para pembicara dan Ulama" width="300" height="200" /></a>Para pembicara dan Ulama</p>
</div>
<p><em><strong>HTI Press. </strong></em>Selain orasi dari para aktivis HT, para hadirin juga menyimak testimoni dari para ulama. Pada sesi testimoni ini tampil ke depan KH. Abdul Wahab Syahrani, S.Ag., MM, Ust. Abdul Hafidz, Ust. H. Kafandi Fadhali.</p>
<p>KH. Abdul Wahab Syahrani yang pertama memberikan testimoni mengungkapkan mau kemana umat, setelah mengetahui kewajiban meneggakkan syari’ah dan khilafah. Pengasuh Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud Putra Jarau Kab. Hulu Sungai Selatan pun menandaskan semoga konfrensi Rajab menjadi pertemuan terakhir, karena setelah ini Khilafah yang mengikuti sunnah Nabi akan tegak kembali untuk kedua kalinya.</p>
<p>Sementara Ust. Abdul Hafidz mengingatkan bahwa syarat utama tegaknya Khilafah adalah ketaatan dalam segala hal. Oleh karenya umat Islam harus menjauhi praktek-praktek yang menyalahi syari’at Islam.</p>
<p>Adapun Ust. H. Kafandi Fadhali menyampaikan Khilafah Islam mesti diperjuangkan dengan metode yang sesuai syari’ah Islam. Beliau pun mengajak para ulama, mubaligh-mubalighah untuk mendukung dan berjuang bersama Hizbut Tahrir. Mengganti demokrasi dengan syari’ah dan khilafah.</p>
<p>Sebagai penutup testimoni, secara simbolis para ulama tersebut menyerahkan al liwa dan ar raya kepada para aktivis Hizbut Tahrir untuk menyatakan dukungannya kepada Hizbut Tahrir dalam dakwah mengembalikan kehidupan Islam.[]<strong>DPD I HTI Kalsel</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/orrin24.wordpress.com/398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/orrin24.wordpress.com/398/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/orrin24.wordpress.com/398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/orrin24.wordpress.com/398/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/orrin24.wordpress.com/398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/orrin24.wordpress.com/398/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/orrin24.wordpress.com/398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/orrin24.wordpress.com/398/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/orrin24.wordpress.com/398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/orrin24.wordpress.com/398/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/orrin24.wordpress.com/398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/orrin24.wordpress.com/398/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/orrin24.wordpress.com/398/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/orrin24.wordpress.com/398/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orrin24.wordpress.com&amp;blog=5641758&amp;post=398&amp;subd=orrin24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://orrin24.wordpress.com/2011/06/04/ulama-kalsel-dukung-khilafah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/597ffcec89769dbc8e7c196ec2981460?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">h4fiz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/06/kr-bjm-para-pembicara-dan-ulama.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kr-bjm-para-pembicara-dan-ulama</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>RIBUAN KAUM MUSLIM KALSEL SERUKAN TEGAKNYA KHILAFAH</title>
		<link>http://orrin24.wordpress.com/2011/06/04/ribuan-kaum-muslim-kalsel-serukan-tegaknya-khilafah/</link>
		<comments>http://orrin24.wordpress.com/2011/06/04/ribuan-kaum-muslim-kalsel-serukan-tegaknya-khilafah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jun 2011 23:35:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>h4fiz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://orrin24.wordpress.com/?p=396</guid>
		<description><![CDATA[HTI Press. Lebih dari 8.000 kaum Muslim menghadiri Konferensi Rajab 1432 H di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Kamis (2/6). Mereka berasal dari berbagai elemen umat di wilayah Kalimantan Selatan seperti Tanjung, Amuntai, Barabai, Kandangan, Rantau, Martapura, Pelaihari, Batulicin, Marabahan, Banjarbaru, dan Banjarmasin. Ribuan kaum Muslim mengikuti acara demi acara tanpa beranjak dari tempat duduknya. Mereka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orrin24.wordpress.com&amp;blog=5641758&amp;post=396&amp;subd=orrin24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/06/kr-bjm-antusiasme-peserta.jpg"><img title="kr-bjm-antusiasme-peserta" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/06/kr-bjm-antusiasme-peserta.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a><em><strong> </strong></em></p>
<p><em><strong>HTI Press. </strong></em>Lebih dari 8.000 kaum Muslim menghadiri Konferensi Rajab 1432 H di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Kamis (2/6). Mereka berasal dari berbagai elemen umat di wilayah Kalimantan Selatan seperti Tanjung, Amuntai, Barabai, Kandangan, Rantau, Martapura, Pelaihari, Batulicin, Marabahan, Banjarbaru, dan Banjarmasin.</p>
<p>Ribuan kaum Muslim mengikuti acara demi acara tanpa beranjak dari tempat duduknya. Mereka mengikuti dengan seksama seruan tegaknya Khilafah. Orasi pembicara dan testimoni ulama yang disertai tabuhan bedug bertalu-talu dan berirama semangat kemenangan Islam menambah semangat tersendiri kepada hadirin.  Pekik takbir dan seruan: “Khilafah! Khilafah! Khilafah!” berulang kali  diteriakkan oleh para peserta disertai kibaran Liwa dan Royah.</p>
<p>Ketua DPD I HTI Kalsel ustadz Baihaki al-Munawar dalam pidato sambutannya menyampaikan sebelum diruntuhkannya khilafah oleh imperialis Inggris pada 28 Rajab 1342 atau 3 Maret 1924, umat Islam pernah berjaya dan memimpin peradaban dunia. Mengutip Will Durant dari bukunya <em>The Story of Civilization</em>, Ketua DPD I HTI mengingatkan bahwa pada masa Khilafah dulu, para khalifah telah memberikan keamanan kepada manusia hingga batas yang luar biasa besarnya bagi kehidupan manusia. Sistem khilafah mampu menjamin masyarakatnya hidup sejahtera. Sementara kehidupan umat Islam saat ini melarat dan tercabik-cabik dalam 57 negara.<span id="more-396"></span></p>
<p>Ia berharap, Konferensi yang mengangkat tema “Hidup Sejahtera dalam Naungan Khilafah” menjadi pendorong umat untuk merekonstruksi masa depan peradaban Islam dalam sistem khilafah. Konferensi ini diadakan untuk mengajak umat bersatu dalam visi, tekad, dan langkah untuk tegaknya Khilafah Islamiyah.</p>
<p>Sementara itu, Harits Abu Ulya, Ketua Lajnah Siyasiyah DPP HTI yang datang dari Jakarta dalam orasinya menyampaikan Hizbut Tahrir didirikan untuk memperjuangkan tegaknya Khilafah. Hizbut Tahrir memandang ketiadaan institusi politik Islam ini merupakan problem terbesar bagi umat Islam. Sudah 90 tahun (kalender hijriyah &#8211; red) umat Islam hidup tanpa naungan Khilafah. Padahal adanya Khilafah adalah sebuah kewajiban.</p>
<p>Ia menekankan, kaum Muslim di mana pun berada harus mengambil peran untuk tegaknya khilafah. Menegakkan khilafah merupakan amal terbesar bagi setiap Muslim saat ini. “Jika tidak sekarang kapan lagi memberikan dukungan?” tandasnya.</p>
<p>Sementara itu dalam testimoninya, KH. Abdul Wahab Syahrani, S.Ag, MM yang juga pengasuh Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud Putra Jarau Kab. Hulu Sungai Selatan, berkata: “Apa yang harus kita lakukan sekarang adalah memperjuangkannya dengan mengikuti perjuangan Rasulullah SAW. Kita tidak boleh takut kepada Amerika, kita hanya takut kepada Allah SWT dalam perjuangan ini”.</p>
<p>Konferensi Rajab hari ini juga diramaikan aksi teatrikal oleh para pemuda Islam yang berupaya menggambarkan keadaan umat Islam tanpa Khilafah. Sebuah pesan penting yang disampaikan dalam aksi teatrikal ini adalah betapa pentingnya penegakan khilafah dalam menyatukan seluruh potensi umat untuk meraih kemuliaan Islam dan kesejahteraan, serta melenyapkan penjajahan.</p>
<p>Konferensi Rajab 1432 H yang diselenggarakan DPD I HTI Kalimantan Selatan ini merupakan acara pembuka dari rangkaian konferensi akbar yang diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia selama bulan Juni. Konferensi yang mengambil momentum peristiwa yang terjadi di bulan Rajab diselenggarakan di seluruh kota besar Indonesia dari ujung Timur Jayapura hingga ujung Barat Banda Aceh, dan puncaknya pada 29 Juni di Stadion Lebak Bulus Jakarta. []</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/orrin24.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/orrin24.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/orrin24.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/orrin24.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/orrin24.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/orrin24.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/orrin24.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/orrin24.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/orrin24.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/orrin24.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/orrin24.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/orrin24.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/orrin24.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/orrin24.wordpress.com/396/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orrin24.wordpress.com&amp;blog=5641758&amp;post=396&amp;subd=orrin24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://orrin24.wordpress.com/2011/06/04/ribuan-kaum-muslim-kalsel-serukan-tegaknya-khilafah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/597ffcec89769dbc8e7c196ec2981460?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">h4fiz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/06/kr-bjm-antusiasme-peserta.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kr-bjm-antusiasme-peserta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TABLIGH AKBAR HTI TABALONG : YANG TIDAK BERPEGANGTEGUH PADA AGAMA SEPERTI ORANG GILA</title>
		<link>http://orrin24.wordpress.com/2011/06/04/tabligh-akbar-hti-tabalong-yang-tidak-berpegangteguh-pada-agama-seperti-orang-gila/</link>
		<comments>http://orrin24.wordpress.com/2011/06/04/tabligh-akbar-hti-tabalong-yang-tidak-berpegangteguh-pada-agama-seperti-orang-gila/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jun 2011 23:32:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>h4fiz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://orrin24.wordpress.com/?p=394</guid>
		<description><![CDATA[HTI Press. Hari Ahad (22/5) pagi sekeliling Masjid Ash Shirothol Mustaqim Tanjung  meriah dengan kibaran royah dan liwa yang menarik perhatian khalayak ramai.  Hari itu   DPD II HTI Tabalong Kalimantan Selatan mengadakan Tabligh Akbar Menyambut Konferensi Rajab.  Tidak kurang dari 200-an orang laki-laki dan perempuan, dewasa, pemuda, remaja bahkan anak-anak memenuhi ruang induk masjid jami’ [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orrin24.wordpress.com&amp;blog=5641758&amp;post=394&amp;subd=orrin24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong> HTI Press. </strong></em>Hari Ahad (22/5) pagi sekeliling Masjid Ash Shirothol Mustaqim Tanjung  meriah dengan kibaran royah dan liwa yang menarik perhatian khalayak ramai.  Hari itu   DPD II HTI Tabalong Kalimantan Selatan mengadakan Tabligh Akbar Menyambut Konferensi Rajab.  Tidak kurang dari 200-an orang laki-laki dan perempuan, dewasa, pemuda, remaja bahkan anak-anak memenuhi ruang induk masjid jami’ di kota Tanjung Kabupaten Tabalong ini.</p>
<p>Dalam Tabligh Akbar  ini, bergantian para ulama di Kabupaten Tabalong memberikan ceramah seputar tema “Hidup Sejahtera di bawah Naungan Khilafah”.  Ustadz Abdul Wahid (Muballigh dan Pengasuh Majelis-majelis Ta’lim di Kabupaten Tabalong ) meyampaikan bahwa semua problem yang dihadapi oleh umat Islam kini karena umat Islam telah begitu jauh dari Islam, sehingga umat selalu dihinggapi masalah demi masalah dan masalah umat ini adalah tanggung jawab kita bersama.  <em>“Umat Islam adalah umat yang kuat jika bersatu namun sayang umat Islam kini terpecah-belah.  Padahal, di zaman Khilafah dulu kita begitu maju baik di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan lain-lain.  Perhatian Khalifah terhadap manusia sangatlah besar, bahkan perhatian tersebut diberikan kepada hewan sekalipun.  Apakah kita tidak merindukan kondisi seperti ini?”</em>, tegas beliau.<span id="more-394"></span></p>
<p>Ceramah berikutnya disampaikan oleh Ustadz Drs. H. E. Mulyana Al Jawi, Lc (Pengajar Podok Pesantren Al Islam Kambitin Kabupaten Tabalong).  Beliau menggambarkan kenyataan Indonesia ibarat orang sakit yang sedang berada di ruang ICU, semua perlu penangan serius.  Kenapa ini bisa terjadi ?  Beliau pun mengutip QS. Al Ahzab : 36 yang artinya : <em>“Dan tidaklah patut bagi mukmin laki-laki dan tidak pula bagi mukmin perempuan jika Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu urusan, akan ada pilihan lain bagi mereka.  Dan barangsiapa yang bermaksiat kepada Allah sungguh telah sesat dengan kesesatan yang nyata.” </em>Terhadap upaya penerapan syari’ah dan Khilafah beliau menyatakan dengan ungkapan yang pernah dinyatakan oleh Utsman bin ‘Affan : <em>“Man yatamassaka bisy syari’ah iltazama imanuhu dan taqwahu wa man lam yaltazim fi dinihi kal majnun (Barangsiapa yang berpegangteguh terhadap syari’ah terikatlah iman dan taqwanya, dan barangsiapa yang tidak terikat dengan agamanya seperti orang gila).  Untuk itu kita harus bersatupadu, tidak boleh lagi terpecah-belah!”</em></p>
<p>Ustadz Muhammad Ruspiannoor (Aktivis HTI Tabalong) melanjutkan rangkaian ceramah dengan menyampaikan bahwa Khilafah merupakan perkara yang sudah jelas ketentuan hukumnya, yakni wajib.  Dan para ulama pun telah pula sepakat atas hal ini.  Secara faktual, Khilafah pun pernah ada dan mampu memberikan kesejahteraan bagi umat manusia yang bernaung di bawahnya.  Sehingga, tidak ada yang perlu diragukan lagi untk memperjuangkan Khilafah.</p>
<p>Di kesempatan terakhir, Ustadz Fahrul (warga Tabalong yang sedang menyelesaikan kuliah di IAIN Antasari Banjarmasin) menutup rangkaian ceramah dengan mengingatkan bahwa Khilafah adalah janji Allah.  Dan janji Allah ini harus direalisir dengan perjuangan sebagaimana dulu kabar gembira penaklukan Konstantinopel ditindaklanjuti oleh para sahabat dan generasi selanjutnya dengan perjuangan untuk menaklukkan Konstantinopel, bukan dengan menunggu saja.</p>
<p>KH. Rasyidi (Ketua Umum MUI Tabalong) yang seyogyanya menyampaikan ceramah pula berhalangan hadir karena ada aral.</p>
<p>Acara ini turut pula dihadiri oleh ulama, asatidz, dan tokoh-tokoh masyarakat di antaranya Ustadz Drs. H. Yazidi dan Ustadz Drs. H. Sabilarrusdi (keduanya adalah mantan Kepala Depag/Kemenag), Ustadz Irfan Wahyuni (Kemenag), Bapak H. Hasan Mugeni (Tokoh Muhammadiyah), dan lain-lain.[]</p>
<p><a href="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/06/foto-2.jpg"><img title="foto-2" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/06/foto-2.jpg" alt="" width="448" height="336" /></a></p>
<p><a href="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/06/foto-5.jpg"><img title="foto-5" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/06/foto-5.jpg" alt="" width="414" height="336" /></a></p>
<p><a href="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/06/foto-6.jpg"><img title="foto-6" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/06/foto-6.jpg" alt="" width="448" height="309" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/orrin24.wordpress.com/394/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/orrin24.wordpress.com/394/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/orrin24.wordpress.com/394/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/orrin24.wordpress.com/394/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/orrin24.wordpress.com/394/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/orrin24.wordpress.com/394/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/orrin24.wordpress.com/394/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/orrin24.wordpress.com/394/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/orrin24.wordpress.com/394/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/orrin24.wordpress.com/394/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/orrin24.wordpress.com/394/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/orrin24.wordpress.com/394/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/orrin24.wordpress.com/394/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/orrin24.wordpress.com/394/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orrin24.wordpress.com&amp;blog=5641758&amp;post=394&amp;subd=orrin24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://orrin24.wordpress.com/2011/06/04/tabligh-akbar-hti-tabalong-yang-tidak-berpegangteguh-pada-agama-seperti-orang-gila/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/597ffcec89769dbc8e7c196ec2981460?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">h4fiz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/06/foto-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">foto-2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/06/foto-5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">foto-5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/06/foto-6.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">foto-6</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TABLIGH AKBAR HTI KANDANGAN</title>
		<link>http://orrin24.wordpress.com/2011/05/28/tabligh-akbar-hti-kandangan/</link>
		<comments>http://orrin24.wordpress.com/2011/05/28/tabligh-akbar-hti-kandangan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 May 2011 03:11:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>h4fiz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://orrin24.wordpress.com/?p=391</guid>
		<description><![CDATA[HTI Press. HizbutTahrir Indonesia (HTI) Kandangan Kalsel beberapa waktu yang lalu tepatnya Ahad (22/5) menggelar Tabligh Akbar dengan  mengangkat tema “Hidup Sejahtera di  Bawah Naungan Khilafah”.  Dimana kegiatan ini merupakan salah satu dari rangkaian acara dalam menyambut konferensi Rajab 1432 H yang akan diselenggarakan pada 2 Juni 2011 di lapangan 17 Mei Banjarmasin Kalimantan Selatan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orrin24.wordpress.com&amp;blog=5641758&amp;post=391&amp;subd=orrin24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/05/14.jpg"><img title="14" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/05/14.jpg" alt="" width="299" height="225" /></a><em><strong> </strong></em></p>
<p><em><strong>HTI Press. </strong></em>HizbutTahrir Indonesia (HTI) Kandangan Kalsel beberapa waktu yang lalu tepatnya Ahad (22/5) menggelar Tabligh Akbar dengan  mengangkat tema “Hidup Sejahtera di  Bawah Naungan Khilafah”.  Dimana kegiatan ini merupakan salah satu dari rangkaian acara dalam menyambut konferensi Rajab 1432 H yang akan diselenggarakan pada 2 Juni 2011 di lapangan 17 Mei Banjarmasin Kalimantan Selatan.</p>
<p>Tabligh Akbar yang dihadiri sekitar  200 orang ini menghadirkan empat orang pembicara. Hadir sebagai pembicara pertama yakni :Ust. Abdul Haris, mengangkat tema “Menggapai Hidup Berkah dengan Syariah”.  Pembicara kedua, Ust. Hamdani DS, S.Ag.MA (<em>ketua</em><em> LKU HTI Kandangan</em>) mengangkat tema “Khilafah sebagai sebuah Kewajiban”. Pembicara ketiga, Ust. H. Abdul Wahab Syahrani, S.Ag.MM (<em>Ketua DPD II HTI Kandangan</em>) mengangkat tema “berkorban untuk raih kesejahteraan umat’ dan Ust. H. Suliansyah, S.PdI. (Pengasuh Majelis Ta’lim Kuangan-Kandangan). Yang memberikan tausyiah menggugah.</p>
<p>Acara yang diselenggarakan di halaman Masjid al Minahini, tampak dihadiri para ustad dan kyai, seperti KH. Abdul Hasandari Muning-Nagara, Ust.Subeli Arsyad, Ust. Untung Wahyudi, Ust. Bustani, dan lainnya. Sejak pukul 09.00 sampai berakhir 11.45 rangkaian demi rangkaian acara mampu menggugah para peserta,  karena disamping pemaparan materi para pembicara secaragamblang, acara diselingi pembacaan puisi dengantema ‘<em>Selembar</em><em> tirai</em><em> demokrasi</em>‘, yang tidak kalah menariknya, di akhir acara selama 30 menit peserta disuguh kans ebuah Drama Kolosalhasil karya anak-anak KSI SMK Negeri 2 Kandangan mengangkat tema “Sejahtera Di Bawah Naungan Khilafah”. Drama ini diperankan oleh 15 remaja pe<a name="_GoBack"></a>juang khilafah, yang menggambarkan carut marutnya suatunegeri di bawah bayang-bayang kapitalisme, kemudian keterlibatan mereka dalam dakwah hinggamereka berhasil membai’at khalifah menegakkan khilafah dan akhirnya mewujudkan kesejahteraan.[]<strong>Humas HTI Kandangan</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/orrin24.wordpress.com/391/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/orrin24.wordpress.com/391/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/orrin24.wordpress.com/391/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/orrin24.wordpress.com/391/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/orrin24.wordpress.com/391/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/orrin24.wordpress.com/391/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/orrin24.wordpress.com/391/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/orrin24.wordpress.com/391/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/orrin24.wordpress.com/391/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/orrin24.wordpress.com/391/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/orrin24.wordpress.com/391/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/orrin24.wordpress.com/391/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/orrin24.wordpress.com/391/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/orrin24.wordpress.com/391/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orrin24.wordpress.com&amp;blog=5641758&amp;post=391&amp;subd=orrin24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://orrin24.wordpress.com/2011/05/28/tabligh-akbar-hti-kandangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/597ffcec89769dbc8e7c196ec2981460?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">h4fiz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/05/14.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">14</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://orrin24.wordpress.com/2011/05/28/389/</link>
		<comments>http://orrin24.wordpress.com/2011/05/28/389/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 May 2011 03:09:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>h4fiz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://orrin24.wordpress.com/?p=389</guid>
		<description><![CDATA[&#160;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orrin24.wordpress.com&amp;blog=5641758&amp;post=389&amp;subd=orrin24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="/DOCUME%7E1/user/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-1.png" alt="" width="168" height="168" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/orrin24.wordpress.com/389/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/orrin24.wordpress.com/389/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/orrin24.wordpress.com/389/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/orrin24.wordpress.com/389/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/orrin24.wordpress.com/389/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/orrin24.wordpress.com/389/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/orrin24.wordpress.com/389/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/orrin24.wordpress.com/389/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/orrin24.wordpress.com/389/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/orrin24.wordpress.com/389/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/orrin24.wordpress.com/389/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/orrin24.wordpress.com/389/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/orrin24.wordpress.com/389/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/orrin24.wordpress.com/389/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=orrin24.wordpress.com&amp;blog=5641758&amp;post=389&amp;subd=orrin24&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://orrin24.wordpress.com/2011/05/28/389/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/597ffcec89769dbc8e7c196ec2981460?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">h4fiz</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
